Selasa, 29 Maret 2016

Bahaya Polusi Udara

Hai haii,balik lagiii...oke gausah banyak basa basi, kita langsung aja ya
kali ini aku mau bahas tentang polusi udara.

Polusi udara akan sangat banyak mempengaruhi kesehatan kita, polusi udara dapat mempengaruhi banyak organ tubuh dan bukan hanya sekedar perasaan tidak nyaman saat bernafas. Semua makhluk hidup memiliki kebutuhan akan udara yang bersih untuk bernapas, baik manusia, hewan maupun tanaman dan pepohonan. Kebutuhan ini seharusnya memotivasi kita untuk memerangi polusi udara dan menjadikannya sebuah prioritas yang tidak bisa ditinggalkan, untuk membantu menjaga udara yang bersih dan melindungi masa depan planet yang telah disediakan oleh Zat sang pencipta seluruh alam.

Polusi udara merupakan masalah umum yang terdapat pada kota-kota besar di mana saja di dunia. Volume lalu lintas yang tinggi, daerah industri besar, dan jumlah penduduk yang padat semua berkontribusi terhadap jumlah polusi di daerah tersebut. Efek dari polusi udara mencapai seluruh dunia, mendatangkan malapetaka pada semua orang, tumbuhan, dan hewan. Perubahan kualitas udara dan air menciptakan situasi berbahaya dan bahkan mematikan. Berikut adalah hanya sebagian saja dari bahaya polusi udara.

1) Pernapasan, polusi udara dapat menyebabkan kerusakan pada jantung dan paru-paru. Mirip dengan efek dari merokok tembakau, menghirup partikel-partikel di udara terpolusi dapat menyebabkan manusia dan hewan beresiko terhadap penyakit jantung dan penyakit paru-paru yang akhirnya bisa berakibat fatal.

2) Mereka dengan kondisi medis tertentu mungkin menemukan bahwa tingkat polusi udara tinggi memperburuk gejala mereka. Orang dengan penyakit asma, alergi, dan masalah pernapasan lainnya akan bertambah buruk bila terkena polusi udara.

3) Tanaman mengambil karbon dioksida dan melepaskan oksigen sebagai proses mereka "bernapas". Ketika zat polutan terdapat di udara, tanaman hidup akan bernapas menggunakan partikel ini juga. Hal ini menyebabkan masalah serius dalam sel-sel tanaman, sehingga menyebabkan pertumbuhan yang buruk dan mungkin berakibat kematian pada tanaman.
4) residu dari bahan kimia dan polusi di udara deposito sendiri ke tanaman, mencegah terjadinya fotosintesis. Tanpa kemampuan untuk menerima sinar matahari yang tepat, tanaman dapat cepat menghitam dan mati.

5) kelembaban di atmosfer mengambil bahan kimia yang berbahaya dan polutan di udara, bahkan menciptakan masalah lebih lanjut bagi lingkungan. Hujan asam yang dihasilkan dapat menemukan jalan ke air tanah dan saluran air lainnya, menciptakan situasi berbahaya bagi tanaman, hewan dan manusia sama.

Polusi udara berkontribusi terhadap polusi air dan tanah yang dapat menjadi bencana bagi semua makhluk hidup.

See you next post~!

Sumber : http://serbaserbi321.blogspot.co.id/2011/10/bahaya-polusi-udara.html

Program Adiwiyata dan Jum'at Bersih!

Halo semuanya! Masih inget kan sama aku? Yep, aku Dita! Kali ini, aku mau bahas mengenai satu program yang diikuti oleh sekolahku. Program apa kira-kira? Ayo kita bahas.

IPA : Komet

Hallo, ketemu lagi denganku.
Kali ini aku mau berbagi ilmu sama kalian tentang astronomi. Tau komet kan? awas ya bukan kornet yang makanan itu, tapi ini komet si bintang berekor.
Ok, langsung ke topik aja ya!

Apa yang terlintas dibenak anda ketika pertama kali mendengar kata “komet”? Kebanyakan orang akan berfikir bahwa komet merupakan benda luar angkasa bercahaya berekor yang melintas panjang di langit. Tapi, arti sebenarnya dari komet adalah benda langit yang di tutupi kabut tipis panjang dan menyerupai ekor. Komet sering di sebut bintang berekor atau lintang kemukus. Banyak ahli berpendapat bahwa komet adalah serpihan-serpihan dari tata surya yang terbentuk 4,6 miliar tahun yang lalu.
Diperkirakan ada lebih dari 1.000 buah komet yang melintas dekat matahari dalam setiap abad. Dari Jumlah tersebut, hanya sedikit komet yang cukup terang sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang. Komet yang paling terkenal adalah komet Halley yang melintas dekat matahari setiap 76 tahun sekali dan muncul pada tahun 1910 dan 1986. Contoh lain adalah komet Encke yang beredar setiap 3,3 tahun sekali dan komet Kohoutek yang beredar setiap 2.000 tahun sekali.
Komet terbentuk dari es dan debu. Komet terdiri dari kumpulan debu dan gas yang membeku pada saat berada jauh dari Matahari. Ketika mendekati Matahari, sebagian bahan penyusun komet menguap membentuk kepala gas dan ekor. Komet juga mengelilingi Matahari, sehingga termasuk dalam sistem tata surya. Komet merupakan gas pijar dengan garis edar yang berbeda-beda. Panjang “ekor” komet dapat mencapaijutaan km.

Beberapa komet menempuh jarak lebih jauh di luar angkasa daripada planet. Beberapa komet membutuhkan ribuan tahun untuk menyelesaikan satu kali mengorbit Matahari.
Bagian-bagian komet adalah sebagai berikut.

1. Nukleus/inti

Nukleus /inti merupakan pusat yang sangat terang pada kepala komet. Inti tersebut dapat mencapai 100. Hingga 10.000 meter. Diameter komet Halley kira-kira sebesar 5.000 meter. Ahli astronomi beranggapan bahwa nukleus komet berupa “bola salju kotor” yang terdiri atas debu, fragmen-fragmen batuan, metana beku, amonia beku, karbon dioksida beku, dan bentuk-bentuk es lainnya. Penelitian lebih lanjut mengenai komet Halley yang memberikan informasi yang lebih jelas mengenai inti atau nukleus komet.

2. Koma

Koma merupakan gas dan debu yang terlihat disekeliling nukleus. Koma terbentuk bila radiasi matahari melelehkan bagian ini. Diameter koma bisa mencapai 2 juta km dan terlihat bila komet mendekati matahari.
Jenis-Jenis Komet
Berdasarkan bentuk dan panjang lintasannya, komet dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
  • Komet berekor panjang, yaitu komet dengan garis lintasannya sangat jauh melalui daerah-daerah yang sangat dingin di angkasa sehingga berkesempatan menyerap gas-gas daerah yang dilaluinya. Ketika mendekati Matahari, komet tersebut melepaskan gas sehingga membentuk koma dan ekor yang sangat panjang. Contohnya, komet Kohoutek yang melintas dekat Matahari setiap 75.000 tahun sekali dan komet Halley setiap 76 tahun sekali.
  • Komet berekor pendek, yaitu komet dengan garis lintasannya sangat pendek sehingga kurang memiliki kesempatan untuk menyerap gas di daerah yang dilaluinya. Ketika mendekati Matahari, komet tersebut melepaskan gas yang sangat sedikit sehingga hanya membentuk koma dan ekor yang sangat pendek bahkan hampir tidak berekor. Contohnya komet Encke yang melintas mendekati Matahari setiap 3,3 tahun sekali.
Komet Halley yang muncul tahun 1910 lebih cemerlang dari bintang yang paling cemerlang dalam gugus bintang ursa mayor dan tampak melintasi lebih dari setengah belahan langit di waktu malam. Kemunculan komet ini pertama kali di ramalkan oleh Edmond Halley pada tahun 1705. Ia memperkirakan komet Halley akan muncul setiap 76 tahun sekali.
Sekian ya, semoga bermanfaat~!
Sumber : http://ilmusosial.net/pengertian-komet.html